Surah An-Naba (78) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ
عَمّ َ يَتَسَا ٓءَلُو نَ
1. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
Surah An-Naba (78) : Ayat 2
Murottal
عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلْعَظِيمِ
عَنِ ٱ ل نّ َبَإِ ٱ لْعَظِي مِ
2. Tentang berita yang besar,
Surah An-Naba (78) : Ayat 3
Murottal
ٱلَّذِى هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ
ٱلَّذِى هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُو نَ
3. yang mereka perselisihkan tentang ini.
Surah An-Naba (78) : Ayat 4
Murottal
كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
كَلَّا سَيَعْلَمُو نَ
4. Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,
Surah An-Naba (78) : Ayat 5
Murottal
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
ثُمّ َ كَلَّا سَيَعْلَمُو نَ
5. kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.
Surah An-Naba (78) : Ayat 6
Murottal
أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ مِهَٰدًۭا
أَلَمْ نَجْ عَلِ ٱ لْأَرْضَ مِهَـٰ دًا
6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
Surah An-Naba (78) : Ayat 7
Murottal
وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًۭا
وَٱ لْجِبَالَ أَوْتَادًا
7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,
Surah An-Naba (78) : Ayat 8
Murottal
وَخَلَقْنَٰكُمْ أَزْوَٰجًۭا
وَخَلَقْ نَـٰ كُمْ أَزْوَٲ جًا
8. dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
Surah An-Naba (78) : Ayat 9
Murottal
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًۭا
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
9. dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
Surah An-Naba (78) : Ayat 10
Murottal
وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ لِبَاسًۭا
وَجَعَلْنَا ٱ لَّيْلَ لِبَاسًا
10. dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
Surah An-Naba (78) : Ayat 11
Murottal
وَجَعَلْنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشًۭا
وَجَعَلْنَا ٱ ل نّ َهَارَ مَعَاشًا
11. dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
Surah An-Naba (78) : Ayat 12
Murottal
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًۭا شِدَادًۭا
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْ عًا ش ِدَادًا
12. dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
Surah An-Naba (78) : Ayat 13
Murottal
وَجَعَلْنَا سِرَاجًۭا وَهَّاجًۭا
وَجَعَلْنَا سِرَاجًا و َهَّاجًا
13. dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),
Surah An-Naba (78) : Ayat 14
Murottal
وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلْمُعْصِرَٰتِ مَآءًۭ ثَجَّاجًۭا
وَأَنز َلْنَا مِنَ ٱ لْمُعْصِرَٲ تِ مَا ٓءً ث َجَّاجًا
14. dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,
Surah An-Naba (78) : Ayat 15
Murottal
لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّۭا وَنَبَاتًۭا
لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّا و َنَبَاتًا
15. supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
Surah An-Naba (78) : Ayat 16
Murottal
وَجَنَّٰتٍ أَلْفَافًا
وَجَنّ َـٰ تٍ أَلْفَافًا
16. dan kebun-kebun yang lebat?
Surah An-Naba (78) : Ayat 17
Murottal
إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ كَانَ مِيقَٰتًۭا
إِنّ َ يَوْمَ ٱ لْفَصْلِ كَانَ مِيقَـٰ تًا
17. Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
Surah An-Naba (78) : Ayat 18
Murottal
يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًۭا
يَوْمَ يُنف َخُ فِى ٱ ل صُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا
18. yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
Surah An-Naba (78) : Ayat 19
Murottal
وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٰبًۭا
وَفُتِحَتِ ٱ ل سَّمَا ٓءُ فَكَانَتْ أَبْ وَٲ بًا
19. dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
Surah An-Naba (78) : Ayat 20
Murottal
وَسُيِّرَتِ ٱلْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
وَسُيِّرَتِ ٱ لْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
20. dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
Surah An-Naba (78) : Ayat 21
Murottal
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًۭا
إِنّ َ جَهَنّ َمَ كَانَتْ مِرْصَادًا
21. Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,
Surah An-Naba (78) : Ayat 22
Murottal
لِّلطَّٰغِينَ مَـَٔابًۭا
لِّلطَّـٰ غِينَ مَـَٔـابًا
22. lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
Surah An-Naba (78) : Ayat 23
Murottal
لَّٰبِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًۭا
لَّـٰ بِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًا
23. mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,
Surah An-Naba (78) : Ayat 24
Murottal
لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًۭا وَلَا شَرَابًا
لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا و َلَا شَرَابًا
24. mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
Surah An-Naba (78) : Ayat 25
Murottal
إِلَّا حَمِيمًۭا وَغَسَّاقًۭا
إِلَّا حَمِيمًا و َغَسَّاقًا
25. selain air yang mendidih dan nanah,
Surah An-Naba (78) : Ayat 26
Murottal
جَزَآءًۭ وِفَاقًا
جَزَا ٓءً و ِفَاقًا
26. sebagai pambalasan yang setimpal.
Surah An-Naba (78) : Ayat 27
Murottal
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُونَ حِسَابًۭا
إِنّ َهُمْ كَانُواْ لَا يَرْجُونَ حِسَابًا
27. Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,
Surah An-Naba (78) : Ayat 28
Murottal
وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابًۭا
وَكَذَّبُواْ بِـَٔـايَـٰ تِنَا كِذَّابًا
28. dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.
Surah An-Naba (78) : Ayat 29
Murottal
وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ كِتَٰبًۭا
وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَـٰ هُ كِتَـٰ بًا
29. Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.
Surah An-Naba (78) : Ayat 30
Murottal
فَذُوقُوا۟ فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا
فَذُوقُواْ فَلَن ن َّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا
30. Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.
Surah An-Naba (78) : Ayat 31
Murottal
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
إِنّ َ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
31. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
Surah An-Naba (78) : Ayat 32
Murottal
حَدَآئِقَ وَأَعْنَٰبًۭا
حَدَا ٓئِقَ وَأَعْنَـٰ بًا
32. (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
Surah An-Naba (78) : Ayat 33
Murottal
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًۭا
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا
33. dan gadis-gadis remaja yang sebaya,
Surah An-Naba (78) : Ayat 34
Murottal
وَكَأْسًۭا دِهَاقًۭا
وَكَأْسًا د ِهَاقًا
34. dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
Surah An-Naba (78) : Ayat 35
Murottal
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا كِذَّٰبًۭا
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا و َلَا كِذَّٲ بًا
35. Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.
Surah An-Naba (78) : Ayat 36
Murottal
جَزَآءًۭ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًۭا
جَزَا ٓءً م ِّن ر َّبِّكَ عَطَا ٓءً حِسَابًا
36. Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
Surah An-Naba (78) : Ayat 37
Murottal
رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلرَّحْمَٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًۭا
رَّبِّ ٱ ل سَّمَـٰ وَٲ تِ وَٱ لْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱ ل رَّحْمَـٰ نِۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا
37. Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
Surah An-Naba (78) : Ayat 38
Murottal
يَوْمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ صَفًّۭا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًۭا
يَوْمَ يَقُومُ ٱ ل رُّوحُ وَٱ لْمَلَـٰٓ ئِكَةُ صَفًّاۖ ل َّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱ ل رَّحْمَـٰ نُ وَقَالَ صَوَابًا
38. Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
Surah An-Naba (78) : Ayat 39
Murottal
ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا
ذَٲ لِكَ ٱ لْيَوْمُ ٱ لْحَقُّۖ فَمَن ش َا ٓءَ ٱ تَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔـابًا
39. Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
Surah An-Naba (78) : Ayat 40
Murottal
إِنَّآ أَنذَرْنَٰكُمْ عَذَابًۭا قَرِيبًۭا يَوْمَ يَنظُرُ ٱلْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلْكَافِرُ يَٰلَيْتَنِى كُنتُ تُرَٰبًۢا
إِنّ َآ أَنذ َرْنَـٰ كُمْ عَذَابًا ق َرِيبًا ي َوْمَ يَنظ ُرُ ٱ لْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱ لْكَافِرُ يَـٰ لَيْتَنِى كُنت ُ تُرَٲ بَۢا
40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرْقًۭا
وَٱ ل نّ َـٰ زِعَـٰ تِ غَرْقًا
1. Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 2
Murottal
وَٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشْطًۭا
وَٱ ل نّ َـٰ شِطَـٰ تِ نَشْطًا
2. dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 3
Murottal
وَٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبْحًۭا
وَٱ ل سَّـٰ بِحَـٰ تِ سَبْ حًا
3. dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 4
Murottal
فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبْقًۭا
فَٱ ل سَّـٰ بِقَـٰ تِ سَبْ قًا
4. dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 5
Murottal
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًۭا
فَٱ لْمُدَبِّرَٲ تِ أَمْرًا
5. dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 6
Murottal
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱ ل رَّاجِفَةُ
6. (Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 7
Murottal
تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ
تَتْبَعُهَا ٱ ل رَّادِفَةُ
7. tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 8
Murottal
قُلُوبٌۭ يَوْمَئِذٍۢ وَاجِفَةٌ
قُلُوبٌ ي َوْمَئِذٍ و َاجِفَةٌ
8. Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 9
Murottal
أَبْصَٰرُهَا خَٰشِعَةٌۭ
أَبْ صَـٰ رُهَا خَـٰ شِعَةٌ
9. Pandangannya tunduk.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 10
Murottal
يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِ
يَقُولُونَ أَءِنّ َا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱ لْحَافِرَةِ
10. (Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 11
Murottal
أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمًۭا نَّخِرَةًۭ
أَءِذَا كُنّ َا عِظَـٰ مًا ن َّخِرَةً
11. Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 12
Murottal
قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًۭا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌۭ
قَالُواْ تِلْكَ إِذًا ك َرَّةٌ خَاسِرَةٌ
12. Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 13
Murottal
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ
فَإِنّ َمَا هِىَ زَجْ رَةٌ و َٲ حِدَةٌ
13. Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 14
Murottal
فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ
فَإِذَا هُم ب ِٱ ل سَّاهِرَةِ
14. maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 15
Murottal
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
هَلْ أَتَـٰ كَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
15. Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 16
Murottal
إِذْ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًى
إِذْ نَادَٮٰ هُ رَبُّهُۥ بِٱ لْوَادِ ٱ لْمُقَدَّسِ طُوًى
16. Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 17
Murottal
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنّ َهُۥ طَغَىٰ
17. "Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 18
Murottal
فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ
فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن ت َزَكَّىٰ
18. dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 19
Murottal
وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
19. Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 20
Murottal
فَأَرَىٰهُ ٱلْءَايَةَ ٱلْكُبْرَىٰ
فَأَرَٮٰ هُ ٱ لْأَيَةَ ٱ لْكُبْ رَىٰ
20. Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 21
Murottal
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
21. Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 22
Murottal
ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ
ثُمّ َ أَدْ بَرَ يَسْعَىٰ
22. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 23
Murottal
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
23. Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 24
Murottal
فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلْأَعْلَىٰ
فَقَالَ أَنَا۟ رَبُّكُمُ ٱ لْأَعْلَىٰ
24. (Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 25
Murottal
فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلْءَاخِرَةِ وَٱلْأُولَىٰٓ
فَأَخَذَهُ ٱ للَّهُ نَكَالَ ٱ لْأَخِرَةِ وَٱ لْأُولَىٰٓ
25. Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 26
Murottal
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةًۭ لِّمَن يَخْشَىٰٓ
إِنّ َ فِى ذَٲ لِكَ لَعِبْ رَةً ل ِّمَن ي َخْشَىٰٓ
26. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 27
Murottal
ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَا
ءَأَنت ُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱ ل سَّمَا ٓءُۚ بَنَـٰ هَا
27. Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 28
Murottal
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّىٰهَا
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّٮٰ هَا
28. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 29
Murottal
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَىٰهَا
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَـٰ هَا
29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 30
Murottal
وَٱلْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ
وَٱ لْأَرْضَ بَعْدَ ذَٲ لِكَ دَحَـٰ هَآ
30. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 31
Murottal
أَخْرَجَ مِنْهَا مَآءَهَا وَمَرْعَىٰهَا
أَخْرَجَ مِنْهَا مَا ٓءَهَا وَمَرْعَـٰ هَا
31. Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 32
Murottal
وَٱلْجِبَالَ أَرْسَىٰهَا
وَٱ لْجِبَالَ أَرْسَـٰ هَا
32. Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 33
Murottal
مَتَٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ
مَتَـٰ عًا ل َّكُمْ وَلِأَنْعَـٰ مِكُمْ
33. (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 34
Murottal
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ
فَإِذَا جَا ٓءَتِ ٱ ل طَّا ٓمّ َةُ ٱ لْكُبْ رَىٰ
34. Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 35
Murottal
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱ لْإِنس َـٰ نُ مَا سَعَىٰ
35. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 36
Murottal
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ
وَبُرِّزَتِ ٱ لْجَحِيمُ لِمَن ي َرَىٰ
36. dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 37
Murottal
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
فَأَمّ َا مَن ط َغَىٰ
37. Adapun orang yang melampaui batas,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 38
Murottal
وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
وَءَاثَرَ ٱ لْحَيَو ٲ ةَ ٱ ل دُّنْيَا
38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 39
Murottal
فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
فَإِنّ َ ٱ لْجَحِيمَ هِىَ ٱ لْمَأْوَىٰ
39. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 40
Murottal
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ
وَأَمّ َا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱ ل نّ َفْسَ عَنِ ٱ لْهَوَىٰ
40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 41
Murottal
فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
فَإِنّ َ ٱ لْجَنّ َةَ هِىَ ٱ لْمَأْوَىٰ
41. maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 42
Murottal
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا
يَسْــَٔلُونَكَ عَنِ ٱ ل سَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَـٰ هَا
42. (Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 43
Murottal
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآ
فِيمَ أَنت َ مِن ذ ِكْرَٮٰ هَآ
43. Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 44
Murottal
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنت َهَـٰ هَآ
44. Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 45
Murottal
إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَىٰهَا
إِنّ َمَآ أَنت َ مُنذ ِرُ مَن ي َخْشَـٰ هَا
45. Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)
Surah An-Naazi'aat (79) : Ayat 46
Murottal
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَىٰهَا
كَأَنّ َهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓ اْ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَـٰ هَا
46. Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
Surah Abasa (80) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ
عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ
1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
Surah Abasa (80) : Ayat 2
Murottal
أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ
أَن ج َا ٓءَهُ ٱ لْأَعْمَىٰ
2. karena telah datang seorang buta kepadanya.
Surah Abasa (80) : Ayat 3
Murottal
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ
وَمَا يُدْ رِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ
3. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),
Surah Abasa (80) : Ayat 4
Murottal
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكْرَىٰٓ
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنف َعَهُ ٱ ل ذِّكْرَىٰٓ
4. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?
Surah Abasa (80) : Ayat 5
Murottal
أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ
أَمّ َا مَنِ ٱ سْتَغْنَىٰ
5. Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,
Surah Abasa (80) : Ayat 6
Murottal
فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ
فَأَنت َ لَهُۥ تَصَدَّىٰ
6. maka kamu melayaninya.
Surah Abasa (80) : Ayat 7
Murottal
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ
7. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).
Surah Abasa (80) : Ayat 8
Murottal
وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ
وَأَمّ َا مَن ج َا ٓءَكَ يَسْعَىٰ
8. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
Surah Abasa (80) : Ayat 9
Murottal
وَهُوَ يَخْشَىٰ
وَهُوَ يَخْشَىٰ
9. sedang ia takut kepada (Allah),
Surah Abasa (80) : Ayat 10
Murottal
فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ
فَأَنت َ عَنْهُ تَلَهَّىٰ
10. maka kamu mengabaikannya.
Surah Abasa (80) : Ayat 11
Murottal
كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌۭ
كَلَّآ إِنّ َهَا تَذْكِرَةٌ
11. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,
Surah Abasa (80) : Ayat 12
Murottal
فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ
فَمَن ش َا ٓءَ ذَكَرَهُۥ
12. maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,
Surah Abasa (80) : Ayat 13
Murottal
فِى صُحُفٍۢ مُّكَرَّمَةٍۢ
فِى صُحُفٍ م ُّكَرَّمَةٍ
13. di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,
Surah Abasa (80) : Ayat 14
Murottal
مَّرْفُوعَةٍۢ مُّطَهَّرَةٍۭ
مَّرْفُوعَةٍ م ُّطَهَّرَةِۭ
14. yang ditinggikan lagi disucikan,
Surah Abasa (80) : Ayat 15
Murottal
بِأَيْدِى سَفَرَةٍۢ
بِأَيْدِى سَفَرَةٍ
15. di tangan para penulis (malaikat),
Surah Abasa (80) : Ayat 16
Murottal
كِرَامٍۭ بَرَرَةٍۢ
كِرَامِۭ ب َرَرَةٍ
16. yang mulia lagi berbakti.
Surah Abasa (80) : Ayat 17
Murottal
قُتِلَ ٱلْإِنسَٰنُ مَآ أَكْفَرَهُۥ
قُتِلَ ٱ لْإِنس َـٰ نُ مَآ أَكْفَرَهُۥ
17. Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?
Surah Abasa (80) : Ayat 18
Murottal
مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ
مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ
18. Dari apakah Allah menciptakannya?
Surah Abasa (80) : Ayat 19
Murottal
مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ
مِن ن ُّطْ فَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ
19. Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.
Surah Abasa (80) : Ayat 20
Murottal
ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ
ثُمّ َ ٱ ل سَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ
20. Kemudian Dia memudahkan jalannya.
Surah Abasa (80) : Ayat 21
Murottal
ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقْبَرَهُۥ
ثُمّ َ أَمَاتَهُۥ فَأَقْ بَرَهُۥ
21. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,
Surah Abasa (80) : Ayat 22
Murottal
ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ
ثُمّ َ إِذَا شَا ٓءَ أَنش َرَهُۥ
22. kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
Surah Abasa (80) : Ayat 23
Murottal
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهُۥ
كَلَّا لَمّ َا يَقْ ضِ مَآ أَمَرَهُۥ
23. Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,
Surah Abasa (80) : Ayat 24
Murottal
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ
فَلْيَنظ ُرِ ٱ لْإِنس َـٰ نُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ
24. maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
Surah Abasa (80) : Ayat 25
Murottal
أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّۭا
أَنّ َا صَبَبْ نَا ٱ لْمَا ٓءَ صَبًّا
25. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),
Surah Abasa (80) : Ayat 26
Murottal
ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّۭا
ثُمّ َ شَقَقْ نَا ٱ لْأَرْضَ شَقًّا
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
Surah Abasa (80) : Ayat 27
Murottal
فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا حَبًّۭا
فَأَنۢب َتْنَا فِيهَا حَبًّا
27. lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,
Surah Abasa (80) : Ayat 28
Murottal
وَعِنَبًۭا وَقَضْبًۭا
وَعِنَبًا و َقَضْبًا
28. anggur dan sayur-sayuran,
Surah Abasa (80) : Ayat 29
Murottal
وَزَيْتُونًۭا وَنَخْلًۭا
وَزَيْتُونًا و َنَخْلاً
29. zaitun dan kurma,
Surah Abasa (80) : Ayat 30
Murottal
وَحَدَآئِقَ غُلْبًۭا
وَحَدَا ٓئِقَ غُلْبًا
30. kebun-kebun (yang) lebat,
Surah Abasa (80) : Ayat 31
Murottal
وَفَٰكِهَةًۭ وَأَبًّۭا
وَفَـٰ كِهَةً و َأَبًّا
31. dan buah-buahan serta rumput-rumputan,
Surah Abasa (80) : Ayat 32
Murottal
مَّتَٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ
مَّتَـٰ عًا ل َّكُمْ وَلِأَنْعَـٰ مِكُمْ
32. untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
Surah Abasa (80) : Ayat 33
Murottal
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ
فَإِذَا جَا ٓءَتِ ٱ ل صَّا ٓخَّةُ
33. Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
Surah Abasa (80) : Ayat 34
Murottal
يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ
يَوْمَ يَفِرُّ ٱ لْمَرْءُ مِنْ أَخِي هِ
34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,
Surah Abasa (80) : Ayat 35
Murottal
وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ
وَأُمّ ِهِۦ وَأَبِي هِ
35. dari ibu dan bapaknya,
Surah Abasa (80) : Ayat 36
Murottal
وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ
وَصَـٰ حِبَتِهِۦ وَبَنِي هِ
36. dari istri dan anak-anaknya.
Surah Abasa (80) : Ayat 37
Murottal
لِكُلِّ ٱمْرِئٍۢ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍۢ شَأْنٌۭ يُغْنِيهِ
لِكُلِّ ٱ مْرِىٍٕ م ِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ ش َأْنٌ ي ُغْنِي هِ
37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.
Surah Abasa (80) : Ayat 38
Murottal
وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ مُّسْفِرَةٌۭ
وُجُوهٌ ي َوْمَئِذٍ م ُّسْفِرَةٌ
38. Banyak muka pada hari itu berseri-seri,
Surah Abasa (80) : Ayat 39
Murottal
ضَاحِكَةٌۭ مُّسْتَبْشِرَةٌۭ
ضَاحِكَةٌ م ُّسْتَبْ شِرَةٌ
39. tertawa dan bergembira ria,
Surah Abasa (80) : Ayat 40
Murottal
وَوُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌۭ
وَوُجُوهٌ ي َوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ
40. dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,
Surah Abasa (80) : Ayat 41
Murottal
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ
41. dan ditutup lagi oleh kegelapan.
Surah Abasa (80) : Ayat 42
Murottal
أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَفَرَةُ ٱلْفَجَرَةُ
أُوْ لَـٰٓ ئِكَ هُمُ ٱ لْكَفَرَةُ ٱ لْفَجَرَةُ
42. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا ٱلشَّمْسُ كُوِّرَتْ
إِذَا ٱ ل شَّمْسُ كُوِّرَتْ
1. Apabila matahari digulung,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 2
Murottal
وَإِذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتْ
وَإِذَا ٱ ل نّ ُجُومُ ٱ نك َدَرَتْ
2. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 3
Murottal
وَإِذَا ٱلْجِبَالُ سُيِّرَتْ
وَإِذَا ٱ لْجِبَالُ سُيِّرَتْ
3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 4
Murottal
وَإِذَا ٱلْعِشَارُ عُطِّلَتْ
وَإِذَا ٱ لْعِشَارُ عُطِّلَتْ
4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
Surah At-Takwir (81) : Ayat 5
Murottal
وَإِذَا ٱلْوُحُوشُ حُشِرَتْ
وَإِذَا ٱ لْوُحُوشُ حُشِرَتْ
5. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 6
Murottal
وَإِذَا ٱلْبِحَارُ سُجِّرَتْ
وَإِذَا ٱ لْبِحَارُ سُجِّرَتْ
6. dan apabila lautan dijadikan meluap
Surah At-Takwir (81) : Ayat 7
Murottal
وَإِذَا ٱلنُّفُوسُ زُوِّجَتْ
وَإِذَا ٱ ل نّ ُفُوسُ زُوِّجَتْ
7. dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)
Surah At-Takwir (81) : Ayat 8
Murottal
وَإِذَا ٱلْمَوْءُۥدَةُ سُئِلَتْ
وَإِذَا ٱ لْمَوْءُۥ دَةُ سُئِلَتْ
8. dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 9
Murottal
بِأَىِّ ذَنۢبٍۢ قُتِلَتْ
بِأَىِّ ذَنۢب ٍ ق ُتِلَتْ
9. karena dosa apakah dia dibunuh,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 10
Murottal
وَإِذَا ٱلصُّحُفُ نُشِرَتْ
وَإِذَا ٱ ل صُّحُفُ نُشِرَتْ
10. dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 11
Murottal
وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ كُشِطَتْ
وَإِذَا ٱ ل سَّمَا ٓءُ كُشِطَتْ
11. dan apabila langit dilenyapkan,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 12
Murottal
وَإِذَا ٱلْجَحِيمُ سُعِّرَتْ
وَإِذَا ٱ لْجَحِيمُ سُعِّرَتْ
12. dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 13
Murottal
وَإِذَا ٱلْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ
وَإِذَا ٱ لْجَنّ َةُ أُزْلِفَتْ
13. dan apabila surga didekatkan,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 14
Murottal
عَلِمَتْ نَفْسٌۭ مَّآ أَحْضَرَتْ
عَلِمَتْ نَفْسٌ م َّآ أَحْضَرَتْ
14. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 15
Murottal
فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلْخُنَّسِ
فَلَآ أُقْ سِمُ بِٱ لْخُنّ َسِ
15. Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 16
Murottal
ٱلْجَوَارِ ٱلْكُنَّسِ
ٱلْجَوَارِ ٱ لْكُنّ َسِ
16. yang beredar dan terbenam,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 17
Murottal
وَٱلَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ
وَٱ لَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ
17. demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 18
Murottal
وَٱلصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ
وَٱ ل صُّبْ حِ إِذَا تَنَفَّسَ
18. dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 19
Murottal
إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍۢ كَرِيمٍۢ
إِنّ َهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ ك َرِي مٍ
19. sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),
Surah At-Takwir (81) : Ayat 20
Murottal
ذِى قُوَّةٍ عِندَ ذِى ٱلْعَرْشِ مَكِينٍۢ
ذِى قُوَّةٍ عِند َ ذِى ٱ لْعَرْشِ مَكِي نٍ
20. yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai 'Arsy,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 21
Murottal
مُّطَاعٍۢ ثَمَّ أَمِينٍۢ
مُّطَاعٍ ث َمّ َ أَمِي نٍ
21. yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 22
Murottal
وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍۢ
وَمَا صَاحِبُكُم ب ِمَجْ نُو نٍ
22. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 23
Murottal
وَلَقَدْ رَءَاهُ بِٱلْأُفُقِ ٱلْمُبِينِ
وَلَقَدْ رَءَاهُ بِٱ لْأُفُقِ ٱ لْمُبِي نِ
23. Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 24
Murottal
وَمَا هُوَ عَلَى ٱلْغَيْبِ بِضَنِينٍۢ
وَمَا هُوَ عَلَى ٱ لْغَيْبِ بِضَنِي نٍ
24. Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 25
Murottal
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَٰنٍۢ رَّجِيمٍۢ
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَـٰ نٍ ر َّجِي مٍ
25. Dan Al Quran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 26
Murottal
فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ
فَأَيْنَ تَذْهَبُو نَ
26. maka ke manakah kamu akan pergi?
Surah At-Takwir (81) : Ayat 27
Murottal
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌۭ لِّلْعَٰلَمِينَ
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ ل ِّلْعَـٰ لَمِي نَ
27. Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,
Surah At-Takwir (81) : Ayat 28
Murottal
لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ
لِمَن ش َا ٓءَ مِنك ُمْ أَن ي َسْتَقِي مَ
28. (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus.
Surah At-Takwir (81) : Ayat 29
Murottal
وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ
وَمَا تَشَا ٓءُونَ إِلَّآ أَن ي َشَا ٓءَ ٱ للَّهُ رَبُّ ٱ لْعَـٰ لَمِي نَ
29. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتْ
إِذَا ٱ ل سَّمَا ٓءُ ٱ نف َطَرَتْ
1. Apabila langit terbelah,
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 2
Murottal
وَإِذَا ٱلْكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتْ
وَإِذَا ٱ لْكَوَاكِبُ ٱ نت َثَرَتْ
2. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 3
Murottal
وَإِذَا ٱلْبِحَارُ فُجِّرَتْ
وَإِذَا ٱ لْبِحَارُ فُجِّرَتْ
3. dan apabila lautan menjadikan meluap,
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 4
Murottal
وَإِذَا ٱلْقُبُورُ بُعْثِرَتْ
وَإِذَا ٱ لْقُبُورُ بُعْثِرَتْ
4. dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 5
Murottal
عَلِمَتْ نَفْسٌۭ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
عَلِمَتْ نَفْسٌ م َّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
5. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 6
Murottal
يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلْكَرِيمِ
يَـٰٓ أَيُّهَا ٱ لْإِنس َـٰ نُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱ لْكَرِي مِ
6. Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 7
Murottal
ٱلَّذِى خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ
ٱلَّذِى خَلَقَكَ فَسَوَّٮٰ كَ فَعَدَلَكَ
7. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 8
Murottal
فِىٓ أَىِّ صُورَةٍۢ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ
فِىٓ أَىِّ صُورَةٍ م َّا شَا ٓءَ رَكَّبَكَ
8. dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 9
Murottal
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِٱ ل دِّي نِ
9. Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 10
Murottal
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَٰفِظِينَ
وَإِنّ َ عَلَيْكُمْ لَحَـٰ فِظِي نَ
10. Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 11
Murottal
كِرَامًۭا كَٰتِبِينَ
كِرَامًا ك َـٰ تِبِي نَ
11. yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 12
Murottal
يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُو نَ
12. mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 13
Murottal
إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍۢ
إِنّ َ ٱ لْأَبْ رَارَ لَفِى نَعِي مٍ
13. Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 14
Murottal
وَإِنَّ ٱلْفُجَّارَ لَفِى جَحِيمٍۢ
وَإِنّ َ ٱ لْفُجَّارَ لَفِى جَحِي مٍ
14. dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 15
Murottal
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱلدِّينِ
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱ ل دِّي نِ
15. Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 16
Murottal
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَآئِبِينَ
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَا ٓئِبِي نَ
16. Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 17
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا يَوْمُ ٱ ل دِّي نِ
17. Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 18
Murottal
ثُمَّ مَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ
ثُمّ َ مَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا يَوْمُ ٱ ل دِّي نِ
18. Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
Surah Al-Infitaar (82) : Ayat 19
Murottal
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌۭ لِّنَفْسٍۢ شَيْـًۭٔا ۖ وَٱلْأَمْرُ يَوْمَئِذٍۢ لِّلَّهِ
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ ل ِّنَفْسٍ ش َيْــًٔاۖ و َٱ لْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ ل ِّلَّهِ
19. (Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَيْلٌۭ لِّلْمُطَفِّفِينَ
وَيْلٌ ل ِّلْمُطَفِّفِي نَ
1. Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 2
Murottal
ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكْتَالُوا۟ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
ٱلَّذِينَ إِذَا ٱ كْتَالُواْ عَلَى ٱ ل نّ َاسِ يَسْتَوْفُو نَ
2. (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 3
Murottal
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُو نَ
3. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 4
Murottal
أَلَا يَظُنُّ أُو۟لَٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ
أَلَا يَظُنّ ُ أُوْ لَـٰٓ ئِكَ أَنّ َهُم م َّبْ عُوثُو نَ
4. Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 5
Murottal
لِيَوْمٍ عَظِيمٍۢ
لِيَوْمٍ عَظِي مٍ
5. pada suatu hari yang besar,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 6
Murottal
يَوْمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
يَوْمَ يَقُومُ ٱ ل نّ َاسُ لِرَبِّ ٱ لْعَـٰ لَمِي نَ
6. (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 7
Murottal
كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍۢ
كَلَّآ إِنّ َ كِتَـٰ بَ ٱ لْفُجَّارِ لَفِى سِجِّي نٍ
7. Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 8
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌۭ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا سِجِّي نٌ
8. Tahukah kamu apakah sijjin itu?
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 9
Murottal
كِتَٰبٌۭ مَّرْقُومٌۭ
كِتَـٰ بٌ م َّرْقُو مٌ
9. (Ialah) kitab yang bertulis.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 10
Murottal
وَيْلٌۭ يَوْمَئِذٍۢ لِّلْمُكَذِّبِينَ
وَيْلٌ ي َوْمَئِذٍ ل ِّلْمُكَذِّبِي نَ
10. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 11
Murottal
ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ
ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ ٱ ل دِّي نِ
11. (yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 12
Murottal
وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ
وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِي مٍ
12. Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 13
Murottal
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَـٰ تُنَا قَالَ أَسَـٰ طِيرُ ٱ لْأَوَّلِي نَ
13. yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu"
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 14
Murottal
كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
كَلَّاۖ بَلْۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم م َّا كَانُواْ يَكْسِبُو نَ
14. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 15
Murottal
كَلَّآ إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّمَحْجُوبُونَ
كَلَّآ إِنّ َهُمْ عَن ر َّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ ل َّمَحْجُوبُو نَ
15. Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar tertutup dari (rahmat) Tuhan mereka.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 16
Murottal
ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُوا۟ ٱلْجَحِيمِ
ثُمّ َ إِنّ َهُمْ لَصَالُواْ ٱ لْجَحِي مِ
16. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 17
Murottal
ثُمَّ يُقَالُ هَٰذَا ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
ثُمّ َ يُقَالُ هَـٰ ذَا ٱ لَّذِى كُنت ُم ب ِهِۦ تُكَذِّبُو نَ
17. Kemudian, dikatakan (kepada mereka): "Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan".
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 18
Murottal
كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْأَبْرَارِ لَفِى عِلِّيِّينَ
كَلَّآ إِنّ َ كِتَـٰ بَ ٱ لْأَبْ رَارِ لَفِى عِلِّيِّي نَ
18. Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 19
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا عِلِّيُّو نَ
19. Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu?
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 20
Murottal
كِتَٰبٌۭ مَّرْقُومٌۭ
كِتَـٰ بٌ م َّرْقُو مٌ
20. (Yaitu) kitab yang bertulis,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 21
Murottal
يَشْهَدُهُ ٱلْمُقَرَّبُونَ
يَشْهَدُهُ ٱ لْمُقَرَّبُو نَ
21. yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 22
Murottal
إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ
إِنّ َ ٱ لْأَبْ رَارَ لَفِى نَعِي مٍ
22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (surga),
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 23
Murottal
عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ
عَلَى ٱ لْأَرَا ٓئِكِ يَنظ ُرُو نَ
23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 24
Murottal
تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ ٱلنَّعِيمِ
تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ ٱ ل نّ َعِي مِ
24. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 25
Murottal
يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍۢ مَّخْتُومٍ
يُسْقَوْنَ مِن ر َّحِيقٍ م َّخْتُو مٍ
25. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 26
Murottal
خِتَٰمُهُۥ مِسْكٌۭ ۚ وَفِى ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱلْمُتَنَٰفِسُونَ
خِتَـٰ مُهُۥ مِسْكٌۚ و َفِى ذَٲ لِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱ لْمُتَنَـٰ فِسُو نَ
26. laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 27
Murottal
وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسْنِيمٍ
وَمِزَاجُهُۥ مِن ت َسْنِي مٍ
27. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 28
Murottal
عَيْنًۭا يَشْرَبُ بِهَا ٱلْمُقَرَّبُونَ
عَيْنًا ي َشْرَبُ بِهَا ٱ لْمُقَرَّبُو نَ
28. (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 29
Murottal
إِنَّ ٱلَّذِينَ أَجْرَمُوا۟ كَانُوا۟ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يَضْحَكُونَ
إِنّ َ ٱ لَّذِينَ أَجْ رَمُواْ كَانُواْ مِنَ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ يَضْحَكُو نَ
29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 30
Murottal
وَإِذَا مَرُّوا۟ بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ
وَإِذَا مَرُّواْ بِهِمْ يَتَغَامَزُو نَ
30. Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 31
Murottal
وَإِذَا ٱنقَلَبُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمُ ٱنقَلَبُوا۟ فَكِهِينَ
وَإِذَا ٱ نق َلَبُوٓ اْ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمُ ٱ نق َلَبُواْ فَكِهِي نَ
31. Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 32
Murottal
وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَضَآلُّونَ
وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوٓ اْ إِنّ َ هَـٰٓ ؤُلَا ٓءِ لَضَا ٓلُّو نَ
32. Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: "Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat",
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 33
Murottal
وَمَآ أُرْسِلُوا۟ عَلَيْهِمْ حَٰفِظِينَ
وَمَآ أُرْسِلُواْ عَلَيْهِمْ حَـٰ فِظِي نَ
33. padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 34
Murottal
فَٱلْيَوْمَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنَ ٱلْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ
فَٱ لْيَوْمَ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنَ ٱ لْكُفَّارِ يَضْحَكُو نَ
34. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir,
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 35
Murottal
عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ
عَلَى ٱ لْأَرَا ٓئِكِ يَنظ ُرُو نَ
35. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
Surah Al-Mutaffifin (83) : Ayat 36
Murottal
هَلْ ثُوِّبَ ٱلْكُفَّارُ مَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ
هَلْ ثُوِّبَ ٱ لْكُفَّارُ مَا كَانُواْ يَفْعَلُو نَ
36. Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنشَقَّتْ
إِذَا ٱ ل سَّمَا ٓءُ ٱ نش َقَّتْ
1. Apabila langit terbelah,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 2
Murottal
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
2. dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 3
Murottal
وَإِذَا ٱلْأَرْضُ مُدَّتْ
وَإِذَا ٱ لْأَرْضُ مُدَّتْ
3. dan apabila bumi diratakan,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 4
Murottal
وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ
وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ
4. dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 5
Murottal
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
5. dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 6
Murottal
يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًۭا فَمُلَٰقِيهِ
يَـٰٓ أَيُّهَا ٱ لْإِنس َـٰ نُ إِنّ َكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْ حًا ف َمُلَـٰ قِي هِ
6. Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 7
Murottal
فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ
فَأَمّ َا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰ بَهُۥ بِيَمِينِهِۦ
7. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 8
Murottal
فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًۭا يَسِيرًۭا
فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا ي َسِيرًا
8. maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 9
Murottal
وَيَنقَلِبُ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًۭا
وَيَنق َلِبُ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًا
9. dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 10
Murottal
وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهْرِهِۦ
وَأَمّ َا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰ بَهُۥ وَرَا ٓءَ ظَهْرِهِۦ
10. Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 11
Murottal
فَسَوْفَ يَدْعُوا۟ ثُبُورًۭا
فَسَوْفَ يَدْ عُواْ ثُبُورًا
11. maka dia akan berteriak: "Celakalah aku".
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 12
Murottal
وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا
وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا
12. Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 13
Murottal
إِنَّهُۥ كَانَ فِىٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًا
إِنّ َهُۥ كَانَ فِىٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًا
13. Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 14
Murottal
إِنَّهُۥ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ
إِنّ َهُۥ ظَنّ َ أَن ل َّن ي َحُو رَ
14. Sesungguhnya dia menyangka bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 15
Murottal
بَلَىٰٓ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرًۭا
بَلَىٰٓ إِنّ َ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرًا
15. (Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 16
Murottal
فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلشَّفَقِ
فَلَآ أُقْ سِمُ بِٱ ل شَّفَق ِ
16. Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 17
Murottal
وَٱلَّيْلِ وَمَا وَسَقَ
وَٱ لَّيْلِ وَمَا وَسَق َ
17. dan dengan malam dan apa yang diselubunginya,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 18
Murottal
وَٱلْقَمَرِ إِذَا ٱتَّسَقَ
وَٱ لْقَمَرِ إِذَا ٱ تَّسَق َ
18. dan dengan bulan apabila jadi purnama,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 19
Murottal
لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍۢ
لَتَرْكَبُنّ َ طَبَقًا عَن ط َبَق ٍ
19. sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan),
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 20
Murottal
فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُو نَ
20. Mengapa mereka tidak mau beriman?
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 21
Murottal
وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ ٱلْقُرْءَانُ لَا يَسْجُدُونَ ۩
وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ ٱ لْقُرْءَانُ لَا يَسْجُدُو نَ ۩
21. dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 22
Murottal
بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُكَذِّبُونَ
بَلِ ٱ لَّذِينَ كَفَرُواْ يُكَذِّبُو نَ
22. bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 23
Murottal
وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ
وَٱ للَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُو نَ
23. Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 24
Murottal
فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
فَبَشِّرْهُم ب ِعَذَابٍ أَلِي مٍ
24. Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih,
Surah Al-Inshiqaaq (84) : Ayat 25
Murottal
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۭ
إِلَّا ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱ ل صَّـٰ لِحَـٰ تِ لَهُمْ أَجْ رٌ غَيْرُ مَمْنُو نِۭ
25. tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلْبُرُوجِ
وَٱ ل سَّمَا ٓءِ ذَاتِ ٱ لْبُرُو ج ِ
1. Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 2
Murottal
وَٱلْيَوْمِ ٱلْمَوْعُودِ
وَٱ لْيَوْمِ ٱ لْمَوْعُو د ِ
2. dan hari yang dijanjikan,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 3
Murottal
وَشَاهِدٍۢ وَمَشْهُودٍۢ
وَشَاهِدٍ و َمَشْهُو د ٍ
3. dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 4
Murottal
قُتِلَ أَصْحَٰبُ ٱلْأُخْدُودِ
قُتِلَ أَصْحَـٰ بُ ٱ لْأُخْدُو د ِ
4. Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 5
Murottal
ٱلنَّارِ ذَاتِ ٱلْوَقُودِ
ٱل نّ َارِ ذَاتِ ٱ لْوَقُو د ِ
5. yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 6
Murottal
إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌۭ
إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُو د ٌ
6. ketika mereka duduk di sekitarnya,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 7
Murottal
وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِٱلْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌۭ
وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِٱ لْمُؤْمِنِينَ شُهُو د ٌ
7. sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 8
Murottal
وَمَا نَقَمُوا۟ مِنْهُمْ إِلَّآ أَن يُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَمِيدِ
وَمَا نَقَمُواْ مِنْهُمْ إِلَّآ أَن ي ُؤْمِنُواْ بِٱ للَّهِ ٱ لْعَزِيزِ ٱ لْحَمِي د ِ
8. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 9
Murottal
ٱلَّذِى لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌ
ٱلَّذِى لَهُۥ مُلْكُ ٱ ل سَّمَـٰ وَٲ تِ وَٱ لْأَرْضِۚ وَٱ للَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ ش َهِي د ٌ
9. Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 10
Murottal
إِنَّ ٱلَّذِينَ فَتَنُوا۟ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا۟ فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ ٱلْحَرِيقِ
إِنّ َ ٱ لَّذِينَ فَتَنُواْ ٱ لْمُؤْمِنِينَ وَٱ لْمُؤْمِنَـٰ تِ ثُمّ َ لَمْ يَتُوبُواْ فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنّ َمَ وَلَهُمْ عَذَابُ ٱ لْحَرِي ق ِ
10. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 11
Murottal
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ جَنَّٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْكَبِيرُ
إِنّ َ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱ ل صَّـٰ لِحَـٰ تِ لَهُمْ جَنّ َـٰ تٌ ت َجْ رِى مِن ت َحْتِهَا ٱ لْأَنْهَـٰ رُۚ ذَٲ لِكَ ٱ لْفَوْزُ ٱ لْكَبِي رُ
11. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 12
Murottal
إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ
إِنّ َ بَطْ شَ رَبِّكَ لَشَدِي د ٌ
12. Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 13
Murottal
إِنَّهُۥ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ
إِنّ َهُۥ هُوَ يُبْ دِئُ وَيُعِي د ُ
13. Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 14
Murottal
وَهُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلْوَدُودُ
وَهُوَ ٱ لْغَفُورُ ٱ لْوَدُو د ُ
14. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 15
Murottal
ذُو ٱلْعَرْشِ ٱلْمَجِيدُ
ذُو ٱ لْعَرْشِ ٱ لْمَجِي د ُ
15. yang mempunyai 'Arsy, lagi Maha Mulia,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 16
Murottal
فَعَّالٌۭ لِّمَا يُرِيدُ
فَعَّالٌ ل ِّمَا يُرِي د ُ
16. Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 17
Murottal
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْجُنُودِ
هَلْ أَتَـٰ كَ حَدِيثُ ٱ لْجُنُو د ِ
17. Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 18
Murottal
فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ
فِرْعَوْنَ وَثَمُو د َ
18. (yaitu kaum) Fir'aun dan (kaum) Tsamud?
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 19
Murottal
بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى تَكْذِيبٍۢ
بَلِ ٱ لَّذِينَ كَفَرُواْ فِى تَكْذِي ب ٍ
19. Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 20
Murottal
وَٱللَّهُ مِن وَرَآئِهِم مُّحِيطٌۢ
وَٱ للَّهُ مِن و َرَا ٓئِهِم م ُّحِي ط ُۢ
20. padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 21
Murottal
بَلْ هُوَ قُرْءَانٌۭ مَّجِيدٌۭ
بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ م َّجِي د ٌ
21. Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia,
Surah Al-Burooj (85) : Ayat 22
Murottal
فِى لَوْحٍۢ مَّحْفُوظٍۭ
فِى لَوْحٍ م َّحْفُو ظِۭ
22. yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ
وَٱ ل سَّمَا ٓءِ وَٱ ل طَّارِق ِ
1. Demi langit dan yang datang pada malam hari,
Surah At-Taariq (86) : Ayat 2
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا ٱ ل طَّارِق ُ
2. tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
Surah At-Taariq (86) : Ayat 3
Murottal
ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ
ٱل نّ َجْ مُ ٱ ل ثَّاقِب ُ
3. (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
Surah At-Taariq (86) : Ayat 4
Murottal
إِن كُلُّ نَفْسٍۢ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌۭ
إِن ك ُلُّ نَفْسٍ ل َّمّ َا عَلَيْهَا حَافِظٌ
4. tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 5
Murottal
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ
فَلْيَنظ ُرِ ٱ لْإِنس َـٰ نُ مِمّ َ خُلِق َ
5. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
Surah At-Taariq (86) : Ayat 6
Murottal
خُلِقَ مِن مَّآءٍۢ دَافِقٍۢ
خُلِقَ مِن م َّا ٓءٍ د َافِق ٍ
6. Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,
Surah At-Taariq (86) : Ayat 7
Murottal
يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ
يَخْرُجُ مِنۢ ب َيْنِ ٱ ل صُّلْبِ وَٱ ل تَّرَا ٓئِب ِ
7. yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 8
Murottal
إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌۭ
إِنّ َهُۥ عَلَىٰ رَجْ عِهِۦ لَقَادِرٌ
8. Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
Surah At-Taariq (86) : Ayat 9
Murottal
يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ
يَوْمَ تُبْ لَى ٱ ل سَّرَا ٓئِرُ
9. Pada hari dinampakkan segala rahasia,
Surah At-Taariq (86) : Ayat 10
Murottal
فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍۢ وَلَا نَاصِرٍۢ
فَمَا لَهُۥ مِن ق ُوَّةٍ و َلَا نَاصِرٍ
10. maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 11
Murottal
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ
وَٱ ل سَّمَا ٓءِ ذَاتِ ٱ ل رَّجْ عِ
11. Demi langit yang mengandung hujan
Surah At-Taariq (86) : Ayat 12
Murottal
وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ
وَٱ لْأَرْضِ ذَاتِ ٱ ل صَّدْ عِ
12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
Surah At-Taariq (86) : Ayat 13
Murottal
إِنَّهُۥ لَقَوْلٌۭ فَصْلٌۭ
إِنّ َهُۥ لَقَوْلٌ ف َصْلٌ
13. sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 14
Murottal
وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ
وَمَا هُوَ بِٱ لْهَزْلِ
14. dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 15
Murottal
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًۭا
إِنّ َهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا
15. Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 16
Murottal
وَأَكِيدُ كَيْدًۭا
وَأَكِيدُ كَيْدًا
16. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.
Surah At-Taariq (86) : Ayat 17
Murottal
فَمَهِّلِ ٱلْكَٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا
فَمَهِّلِ ٱ لْكَـٰ فِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدَۢا
17. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى
سَبِّحِ ٱ سْمَ رَبِّكَ ٱ لْأَعْلَى
1. Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tingi,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 2
Murottal
ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ
ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ
2. yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya),
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 3
Murottal
وَٱلَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ
وَٱ لَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ
3. dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 4
Murottal
وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ
وَٱ لَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱ لْمَرْعَىٰ
4. dan yang menumbuhkan rumput-rumputan,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 5
Murottal
فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحْوَىٰ
فَجَعَلَهُۥ غُثَا ٓءً أَحْوَىٰ
5. lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 6
Murottal
سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ
سَنُقْ رِئُكَ فَلَا تَنس َىٰٓ
6. Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 7
Murottal
إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ
إِلَّا مَا شَا ٓءَ ٱ للَّهُۚ إِنّ َهُۥ يَعْلَمُ ٱ لْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ
7. kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 8
Murottal
وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ
وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ
8. dan Kami akan memberi kamu taufik ke jalan yang mudah,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 9
Murottal
فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكْرَىٰ
فَذَكِّرْ إِن ن َّفَعَتِ ٱ ل ذِّكْرَىٰ
9. oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 10
Murottal
سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ
سَيَذَّكَّرُ مَن ي َخْشَىٰ
10. orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 11
Murottal
وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلْأَشْقَى
وَيَتَجَنّ َبُهَا ٱ لْأَشْقَى
11. dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 12
Murottal
ٱلَّذِى يَصْلَى ٱلنَّارَ ٱلْكُبْرَىٰ
ٱلَّذِى يَصْلَى ٱ ل نّ َارَ ٱ لْكُبْ رَىٰ
12. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka).
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 13
Murottal
ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ
ثُمّ َ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ
13. Kemudian dia tidak akan mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 14
Murottal
قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ
قَدْ أَفْلَحَ مَن ت َزَكَّىٰ
14. Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 15
Murottal
وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ
وَذَكَرَ ٱ سْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ
15. dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 16
Murottal
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱ لْحَيَو ٲ ةَ ٱ ل دُّنْيَا
16. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 17
Murottal
وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ وَأَبْقَىٰٓ
وَٱ لْأَخِرَةُ خَيْرٌ و َأَبْ قَىٰٓ
17. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 18
Murottal
إِنَّ هَٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ
إِنّ َ هَـٰ ذَا لَفِى ٱ ل صُّحُفِ ٱ لْأُولَىٰ
18. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
Surah Al-A'laa (87) : Ayat 19
Murottal
صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ
صُحُفِ إِبْ رَٲ هِيمَ وَمُوسَىٰ
19. (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْغَٰشِيَةِ
هَلْ أَتَـٰ كَ حَدِيثُ ٱ لْغَـٰ شِيَةِ
1. Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 2
Murottal
وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍ خَٰشِعَةٌ
وُجُوهٌ ي َوْمَئِذٍ خَـٰ شِعَةٌ
2. Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 3
Murottal
عَامِلَةٌۭ نَّاصِبَةٌۭ
عَامِلَةٌ ن َّاصِبَةٌ
3. bekerja keras lagi kepayahan,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 4
Murottal
تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةًۭ
تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً
4. memasuki api yang sangat panas (neraka),
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 5
Murottal
تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ ءَانِيَةٍۢ
تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ ءَانِيَةٍ
5. diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 6
Murottal
لَّيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٍۢ
لَّيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِن ض َرِي عٍ
6. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 7
Murottal
لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِى مِن جُوعٍۢ
لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِى مِن ج ُو عٍ
7. yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 8
Murottal
وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ نَّاعِمَةٌۭ
وُجُوهٌ ي َوْمَئِذٍ ن َّاعِمَةٌ
8. Banyak muka pada hari itu berseri-seri,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 9
Murottal
لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌۭ
لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ
9. merasa senang karena usahanya,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 10
Murottal
فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍۢ
فِى جَنّ َةٍ عَالِيَةٍ
10. dalam surga yang tinggi,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 11
Murottal
لَّا تَسْمَعُ فِيهَا لَٰغِيَةًۭ
لَّا تَسْمَعُ فِيهَا لَـٰ غِيَةً
11. tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 12
Murottal
فِيهَا عَيْنٌۭ جَارِيَةٌۭ
فِيهَا عَيْنٌ ج َارِيَةٌ
12. Di dalamnya ada mata air yang mengalir.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 13
Murottal
فِيهَا سُرُرٌۭ مَّرْفُوعَةٌۭ
فِيهَا سُرُرٌ م َّرْفُوعَةٌ
13. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 14
Murottal
وَأَكْوَابٌۭ مَّوْضُوعَةٌۭ
وَأَكْوَابٌ م َّوْضُوعَةٌ
14. dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 15
Murottal
وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌۭ
وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌ
15. dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 16
Murottal
وَزَرَابِىُّ مَبْثُوثَةٌ
وَزَرَابِىُّ مَبْ ثُوثَةٌ
16. dan permadani-permadani yang terhampar.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 17
Murottal
أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ
أَفَلَا يَنظ ُرُونَ إِلَى ٱ لْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ
17. Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 18
Murottal
وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيْفَ رُفِعَتْ
وَإِلَى ٱ ل سَّمَا ٓءِ كَيْفَ رُفِعَتْ
18. Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 19
Murottal
وَإِلَى ٱلْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ
وَإِلَى ٱ لْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ
19. Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 20
Murottal
وَإِلَى ٱلْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
وَإِلَى ٱ لْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 21
Murottal
فَذَكِّرْ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرٌۭ
فَذَكِّرْ إِنّ َمَآ أَنت َ مُذَكِّرٌ
21. Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 22
Murottal
لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ
لَّسْتَ عَلَيْهِم ب ِمُصَيْطِرٍ
22. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 23
Murottal
إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ
إِلَّا مَن ت َوَلَّىٰ وَكَفَرَ
23. tetapi orang yang berpaling dan kafir,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 24
Murottal
فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَكْبَرَ
فَيُعَذِّبُهُ ٱ للَّهُ ٱ لْعَذَابَ ٱ لْأَكْبَرَ
24. maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 25
Murottal
إِنَّ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ
إِنّ َ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ
25. Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka,
Surah Al-Ghaashiya (88) : Ayat 26
Murottal
ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُم
ثُمّ َ إِنّ َ عَلَيْنَا حِسَابَهُم
26. kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلْفَجْرِ
وَٱ لْفَجْ رِ
1. Demi fajar,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 2
Murottal
وَلَيَالٍ عَشْرٍۢ
وَلَيَالٍ عَشْرٍ
2. dan malam yang sepuluh,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 3
Murottal
وَٱلشَّفْعِ وَٱلْوَتْرِ
وَٱ ل شَّفْعِ وَٱ لْوَتْرِ
3. dan yang genap dan yang ganjil,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 4
Murottal
وَٱلَّيْلِ إِذَا يَسْرِ
وَٱ لَّيْلِ إِذَا يَسْرِ
4. dan malam bila berlalu.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 5
Murottal
هَلْ فِى ذَٰلِكَ قَسَمٌۭ لِّذِى حِجْرٍ
هَلْ فِى ذَٲ لِكَ قَسَمٌ ل ِّذِى حِجْ رٍ
5. Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 6
Murottal
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَا د ٍ
6. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Aad?
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 7
Murottal
إِرَمَ ذَاتِ ٱلْعِمَادِ
إِرَمَ ذَاتِ ٱ لْعِمَا د ِ
7. (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 8
Murottal
ٱلَّتِى لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى ٱلْبِلَٰدِ
ٱلَّتِى لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى ٱ لْبِلَـٰ د ِ
8. yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 9
Murottal
وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُوا۟ ٱلصَّخْرَ بِٱلْوَادِ
وَثَمُودَ ٱ لَّذِينَ جَابُواْ ٱ ل صَّخْرَ بِٱ لْوَا د ِ
9. dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 10
Murottal
وَفِرْعَوْنَ ذِى ٱلْأَوْتَادِ
وَفِرْعَوْنَ ذِى ٱ لْأَوْتَا د ِ
10. dan kaum Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak),
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 11
Murottal
ٱلَّذِينَ طَغَوْا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ
ٱلَّذِينَ طَغَوْاْ فِى ٱ لْبِلَـٰ د ِ
11. yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 12
Murottal
فَأَكْثَرُوا۟ فِيهَا ٱلْفَسَادَ
فَأَكْثَرُواْ فِيهَا ٱ لْفَسَا د َ
12. lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 13
Murottal
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَا ب ٍ
13. karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 14
Murottal
إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلْمِرْصَادِ
إِنّ َ رَبَّكَ لَبِٱ لْمِرْصَا د ِ
14. sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 15
Murottal
فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ
فَأَمّ َا ٱ لْإِنس َـٰ نُ إِذَا مَا ٱ بْ تَلَـٰ هُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ
15. Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 16
Murottal
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ
وَأَمّ َآ إِذَا مَا ٱ بْ تَلَـٰ هُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَـٰ نَنِ
16. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku".
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 17
Murottal
كَلَّا ۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ
كَلَّاۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱ لْيَتِي مَ
17. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 18
Murottal
وَلَا تَحَٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ
وَلَا تَحَـٰٓ ضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱ لْمِسْكِي نِ
18. dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 19
Murottal
وَتَأْكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكْلًۭا لَّمًّۭا
وَتَأْكُلُونَ ٱ ل تُّرَاثَ أَكْلاً ل َّمّ ًا
19. dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 20
Murottal
وَتُحِبُّونَ ٱلْمَالَ حُبًّۭا جَمًّۭا
وَتُحِبُّونَ ٱ لْمَالَ حُبًّا ج َمّ ًا
20. dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 21
Murottal
كَلَّآ إِذَا دُكَّتِ ٱلْأَرْضُ دَكًّۭا دَكًّۭا
كَلَّآ إِذَا دُكَّتِ ٱ لْأَرْضُ دَكًّا د َكًّا
21. Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 22
Murottal
وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلْمَلَكُ صَفًّۭا صَفًّۭا
وَجَا ٓءَ رَبُّكَ وَٱ لْمَلَكُ صَفًّا ص َفًّا
22. dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 23
Murottal
وَجِا۟ىٓءَ يَوْمَئِذٍۭ بِجَهَنَّمَ ۚ يَوْمَئِذٍۢ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكْرَىٰ
وَجِاْ ىٓ ءَ يَوْمَئِذِۭ ب ِجَهَنّ َمَۚ يَوْمَئِذٍ ي َتَذَكَّرُ ٱ لْإِنس َـٰ نُ وَأَنّ َىٰ لَهُ ٱ ل ذِّكْرَىٰ
23. Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 24
Murottal
يَقُولُ يَٰلَيْتَنِى قَدَّمْتُ لِحَيَاتِى
يَقُولُ يَـٰ لَيْتَنِى قَدَّمْتُ لِحَيَاتِى
24. Dia mengatakan: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini".
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 25
Murottal
فَيَوْمَئِذٍۢ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٌۭ
فَيَوْمَئِذٍ ل َّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَد ٌ
25. Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 26
Murottal
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٌۭ
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَد ٌ
26. dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 27
Murottal
يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفْسُ ٱلْمُطْمَئِنَّةُ
يَـٰٓ أَيَّتُهَا ٱ ل نّ َفْسُ ٱ لْمُطْ مَئِنّ َةُ
27. Hai jiwa yang tenang.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 28
Murottal
ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةًۭ مَّرْضِيَّةًۭ
ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً م َّرْضِيَّةً
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 29
Murottal
فَٱدْخُلِى فِى عِبَٰدِى
فَٱ دْ خُلِى فِى عِبَـٰ دِى
29. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
Surah Al-Fajr (89) : Ayat 30
Murottal
وَٱدْخُلِى جَنَّتِى
وَٱ دْ خُلِى جَنّ َتِى
30. masuklah ke dalam surga-Ku.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لَآ أُقْسِمُ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
لَآ أُقْ سِمُ بِهَـٰ ذَا ٱ لْبَلَد ِ
1. Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),
Surah Al-Balad (90) : Ayat 2
Murottal
وَأَنتَ حِلٌّۢ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
وَأَنت َ حِلُّۢ ب ِهَـٰ ذَا ٱ لْبَلَد ِ
2. dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,
Surah Al-Balad (90) : Ayat 3
Murottal
وَوَالِدٍۢ وَمَا وَلَدَ
وَوَالِدٍ و َمَا وَلَد َ
3. dan demi bapak dan anaknya.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 4
Murottal
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِى كَبَدٍ
لَقَدْ خَلَقْ نَا ٱ لْإِنس َـٰ نَ فِى كَبَد ٍ
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 5
Murottal
أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌۭ
أَيَحْسَبُ أَن ل َّن ي َقْ دِرَ عَلَيْهِ أَحَد ٌ
5. Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?
Surah Al-Balad (90) : Ayat 6
Murottal
يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًۭا لُّبَدًا
يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالاً ل ُّبَدًا
6. Dan mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak".
Surah Al-Balad (90) : Ayat 7
Murottal
أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ
أَيَحْسَبُ أَن ل َّمْ يَرَهُۥٓ أَحَد ٌ
7. Apakah dia menyangka bahwa tiada seorangpun yang melihatnya?
Surah Al-Balad (90) : Ayat 8
Murottal
أَلَمْ نَجْعَل لَّهُۥ عَيْنَيْنِ
أَلَمْ نَجْ عَل لَّهُۥ عَيْنَيْ نِ
8. Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,
Surah Al-Balad (90) : Ayat 9
Murottal
وَلِسَانًۭا وَشَفَتَيْنِ
وَلِسَانًا و َشَفَتَيْ نِ
9. lidah dan dua buah bibir.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 10
Murottal
وَهَدَيْنَٰهُ ٱلنَّجْدَيْنِ
وَهَدَيْنَـٰ هُ ٱ ل نّ َجْ دَيْ نِ
10. Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,
Surah Al-Balad (90) : Ayat 11
Murottal
فَلَا ٱقْتَحَمَ ٱلْعَقَبَةَ
فَلَا ٱ قْ تَحَمَ ٱ لْعَقَبَةَ
11. Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 12
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْعَقَبَةُ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا ٱ لْعَقَبَةُ
12. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
Surah Al-Balad (90) : Ayat 13
Murottal
فَكُّ رَقَبَةٍ
فَكُّ رَقَبَةٍ
13. (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,
Surah Al-Balad (90) : Ayat 14
Murottal
أَوْ إِطْعَٰمٌۭ فِى يَوْمٍۢ ذِى مَسْغَبَةٍۢ
أَوْ إِطْ عَـٰ مٌ ف ِى يَوْمٍ ذ ِى مَسْغَبَةٍ
14. atau memberi makan pada hari kelaparan,
Surah Al-Balad (90) : Ayat 15
Murottal
يَتِيمًۭا ذَا مَقْرَبَةٍ
يَتِيمًا ذ َا مَقْ رَبَةٍ
15. (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
Surah Al-Balad (90) : Ayat 16
Murottal
أَوْ مِسْكِينًۭا ذَا مَتْرَبَةٍۢ
أَوْ مِسْكِينًا ذ َا مَتْرَبَةٍ
16. atau kepada orang miskin yang sangat fakir.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 17
Murottal
ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْمَرْحَمَةِ
ثُمّ َ كَانَ مِنَ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَوَاصَوْاْ بِٱ ل صَّبْ رِ وَتَوَاصَوْاْ بِٱ لْمَرْحَمَةِ
17. Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 18
Murottal
أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ
أُوْ لَـٰٓ ئِكَ أَصْحَـٰ بُ ٱ لْمَيْمَنَةِ
18. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 19
Murottal
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا هُمْ أَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ
وَٱ لَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔـايَـٰ تِنَا هُمْ أَصْحَـٰ بُ ٱ لْمَشْــَٔمَةِ
19. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.
Surah Al-Balad (90) : Ayat 20
Murottal
عَلَيْهِمْ نَارٌۭ مُّؤْصَدَةٌۢ
عَلَيْهِمْ نَارٌ م ُّؤْصَدَةُۢ
20. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلشَّمْسِ وَضُحَىٰهَا
وَٱ ل شَّمْسِ وَضُحَـٰ هَا
1. Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 2
Murottal
وَٱلْقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا
وَٱ لْقَمَرِ إِذَا تَلَـٰ هَا
2. dan bulan apabila mengiringinya,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 3
Murottal
وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا
وَٱ ل نّ َهَارِ إِذَا جَلَّـٰ هَا
3. dan siang apabila menampakkannya,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 4
Murottal
وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰهَا
وَٱ لَّيْلِ إِذَا يَغْشَـٰ هَا
4. dan malam apabila menutupinya,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 5
Murottal
وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا
وَٱ ل سَّمَا ٓءِ وَمَا بَنَـٰ هَا
5. dan langit serta pembinaannya,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 6
Murottal
وَٱلْأَرْضِ وَمَا طَحَىٰهَا
وَٱ لْأَرْضِ وَمَا طَحَـٰ هَا
6. dan bumi serta penghamparannya,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 7
Murottal
وَنَفْسٍۢ وَمَا سَوَّىٰهَا
وَنَفْسٍ و َمَا سَوَّٮٰ هَا
7. dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 8
Murottal
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَا
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْ وَٮٰ هَا
8. maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 9
Murottal
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا
قَدْ أَفْلَحَ مَن ز َكَّـٰ هَا
9. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 10
Murottal
وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا
وَقَدْ خَابَ مَن د َسَّـٰ هَا
10. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 11
Murottal
كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَىٰهَآ
كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَٮٰ هَآ
11. (Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 12
Murottal
إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشْقَىٰهَا
إِذِ ٱ نۢب َعَثَ أَشْقَـٰ هَا
12. ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 13
Murottal
فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقْيَٰهَا
فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ ٱ للَّهِ نَاقَةَ ٱ للَّهِ وَسُقْ يَـٰ هَا
13. lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: ("Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya".
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 14
Murottal
فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمْ فَسَوَّىٰهَا
فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم ب ِذَنۢب ِهِمْ فَسَوَّٮٰ هَا
14. Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah),
Surah Ash-Shams (91) : Ayat 15
Murottal
وَلَا يَخَافُ عُقْبَٰهَا
وَلَا يَخَافُ عُقْ بَـٰ هَا
15. dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ
وَٱ لَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ
1. Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
Surah Al-Lail (92) : Ayat 2
Murottal
وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ
وَٱ ل نّ َهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ
2. dan siang apabila terang benderang,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 3
Murottal
وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ
وَمَا خَلَقَ ٱ ل ذَّكَرَ وَٱ لْأُنث َىٰٓ
3. dan penciptaan laki-laki dan perempuan,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 4
Murottal
إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ
إِنّ َ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ
4. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 5
Murottal
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ
فَأَمّ َا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱ تَّقَىٰ
5. Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 6
Murottal
وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ
وَصَدَّقَ بِٱ لْحُسْنَىٰ
6. dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),
Surah Al-Lail (92) : Ayat 7
Murottal
فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ
فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ
7. maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 8
Murottal
وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ
وَأَمّ َا مَنۢ ب َخِلَ وَٱ سْتَغْنَىٰ
8. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 9
Murottal
وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ
وَكَذَّبَ بِٱ لْحُسْنَىٰ
9. serta mendustakan pahala terbaik,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 10
Murottal
فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ
فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ
10. maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 11
Murottal
وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ
وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ
11. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 12
Murottal
إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ
إِنّ َ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ
12. Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 13
Murottal
وَإِنَّ لَنَا لَلْءَاخِرَةَ وَٱلْأُولَىٰ
وَإِنّ َ لَنَا لَلْأَخِرَةَ وَٱ لْأُولَىٰ
13. dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 14
Murottal
فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًۭا تَلَظَّىٰ
فَأَنذ َرْتُكُمْ نَارًا ت َلَظَّىٰ
14. Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 15
Murottal
لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى
لَا يَصْلَـٰ هَآ إِلَّا ٱ لْأَشْقَى
15. Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 16
Murottal
ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
16. yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
Surah Al-Lail (92) : Ayat 17
Murottal
وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلْأَتْقَى
وَسَيُجَنّ َبُهَا ٱ لْأَتْقَى
17. Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 18
Murottal
ٱلَّذِى يُؤْتِى مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ
ٱلَّذِى يُؤْتِى مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ
18. yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 19
Murottal
وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعْمَةٍۢ تُجْزَىٰٓ
وَمَا لِأَحَدٍ عِند َهُۥ مِن ن ِّعْمَةٍ ت ُجْ زَىٰٓ
19. padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,
Surah Al-Lail (92) : Ayat 20
Murottal
إِلَّا ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِ ٱلْأَعْلَىٰ
إِلَّا ٱ بْ تِغَا ٓءَ وَجْ هِ رَبِّهِ ٱ لْأَعْلَىٰ
20. tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha Tinggi.
Surah Al-Lail (92) : Ayat 21
Murottal
وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ
وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ
21. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلضُّحَىٰ
وَٱ ل ضُّحَىٰ
1. Demi waktu matahari sepenggalahan naik,
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 2
Murottal
وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
وَٱ لَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
2. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 3
Murottal
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 4
Murottal
وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ
وَلَلْأَخِرَةُ خَيْرٌ ل َّكَ مِنَ ٱ لْأُولَىٰ
4. Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 5
Murottal
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ
5. Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 6
Murottal
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًۭا فَـَٔاوَىٰ
أَلَمْ يَجِدْ كَ يَتِيمًا ف َـَٔـاوَىٰ
6. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 7
Murottal
وَوَجَدَكَ ضَآلًّۭا فَهَدَىٰ
وَوَجَدَكَ ضَآلاًّ ف َهَدَىٰ
7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 8
Murottal
وَوَجَدَكَ عَآئِلًۭا فَأَغْنَىٰ
وَوَجَدَكَ عَا ٓئِلاً ف َأَغْنَىٰ
8. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 9
Murottal
فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
فَأَمّ َا ٱ لْيَتِيمَ فَلَا تَقْ هَرْ
9. Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 10
Murottal
وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ
وَأَمّ َا ٱ ل سَّا ٓئِلَ فَلَا تَنْهَرْ
10. Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.
Surah Ad-Dhuhaa (93) : Ayat 11
Murottal
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
وَأَمّ َا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
11. Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْ رَكَ
1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 2
Murottal
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
وَوَضَعْنَا عَنك َ وِزْرَكَ
2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 3
Murottal
ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ
ٱلَّذِىٓ أَنق َضَ ظَهْرَكَ
3. yang memberatkan punggungmu?
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 4
Murottal
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 5
Murottal
فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
فَإِنّ َ مَعَ ٱ لْعُسْرِ يُسْرًا
5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 6
Murottal
إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًۭا
إِنّ َ مَعَ ٱ لْعُسْرِ يُسْرًا
6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 7
Murottal
فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ
فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱ نص َبْ
7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
Surah Ash-Sharh (94) : Ayat 8
Murottal
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَب
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱ رْغَب
8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
Surah At-Tin (95) : Ayat 1
Murottal
بِّسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ
وَٱ ل تِّينِ وَٱ ل زَّيْتُو نِ
1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
Surah At-Tin (95) : Ayat 2
Murottal
وَطُورِ سِينِينَ
وَطُورِ سِينِي نَ
2. dan demi bukit Sinai,
Surah At-Tin (95) : Ayat 3
Murottal
وَهَٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ
وَهَـٰ ذَا ٱ لْبَلَدِ ٱ لْأَمِي نِ
3. dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
Surah At-Tin (95) : Ayat 4
Murottal
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍۢ
لَقَدْ خَلَقْ نَا ٱ لْإِنس َـٰ نَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْ وِي مٍ
4. sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Surah At-Tin (95) : Ayat 5
Murottal
ثُمَّ رَدَدْنَٰهُ أَسْفَلَ سَٰفِلِينَ
ثُمّ َ رَدَدْ نَـٰ هُ أَسْفَلَ سَـٰ فِلِي نَ
5. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
Surah At-Tin (95) : Ayat 6
Murottal
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۢ
إِلَّا ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱ ل صَّـٰ لِحَـٰ تِ فَلَهُمْ أَجْ رٌ غَيْرُ مَمْنُو نٍ
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
Surah At-Tin (95) : Ayat 7
Murottal
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱلدِّينِ
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱ ل دِّي نِ
7. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
Surah At-Tin (95) : Ayat 8
Murottal
أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَٰكِمِينَ
أَلَيْسَ ٱ للَّهُ بِأَحْكَمِ ٱ لْحَـٰ كِمِي نَ
8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ
ٱقْ رَأْ بِٱ سْمِ رَبِّكَ ٱ لَّذِى خَلَق َ
1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 2
Murottal
خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ
خَلَقَ ٱ لْإِنس َـٰ نَ مِنْ عَلَق ٍ
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 3
Murottal
ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ
ٱقْ رَأْ وَرَبُّكَ ٱ لْأَكْرَمُ
3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 4
Murottal
ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ
ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱ لْقَلَمِ
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 5
Murottal
عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
عَلَّمَ ٱ لْإِنس َـٰ نَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 6
Murottal
كَلَّآ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَيَطْغَىٰٓ
كَلَّآ إِنّ َ ٱ لْإِنس َـٰ نَ لَيَطْ غَىٰٓ
6. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 7
Murottal
أَن رَّءَاهُ ٱسْتَغْنَىٰٓ
أَن ر َّءَاهُ ٱ سْتَغْنَىٰٓ
7. karena dia melihat dirinya serba cukup.
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 8
Murottal
إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجْعَىٰٓ
إِنّ َ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱ ل رُّجْ عَىٰٓ
8. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 9
Murottal
أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يَنْهَىٰ
أَرَءَيْتَ ٱ لَّذِى يَنْهَىٰ
9. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 10
Murottal
عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰٓ
عَبْ دًا إِذَا صَلَّىٰٓ
10. seorang hamba ketika mengerjakan shalat,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 11
Murottal
أَرَءَيْتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلْهُدَىٰٓ
أَرَءَيْتَ إِن ك َانَ عَلَى ٱ لْهُدَىٰٓ
11. bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 12
Murottal
أَوْ أَمَرَ بِٱلتَّقْوَىٰٓ
أَوْ أَمَرَ بِٱ ل تَّقْ وَىٰٓ
12. atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 13
Murottal
أَرَءَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ
أَرَءَيْتَ إِن ك َذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ
13. Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 14
Murottal
أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ
أَلَمْ يَعْلَم ب ِأَنّ َ ٱ للَّهَ يَرَىٰ
14. Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 15
Murottal
كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًۢا بِٱلنَّاصِيَةِ
كَلَّا لَئِن ل َّمْ يَنت َهِ لَنَسْفَعَۢا ب ِٱ ل نّ َاصِيَةِ
15. Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 16
Murottal
نَاصِيَةٍۢ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٍۢ
نَاصِيَةٍ ك َـٰ ذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 17
Murottal
فَلْيَدْعُ نَادِيَهُۥ
فَلْيَدْ عُ نَادِيَهُۥ
17. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 18
Murottal
سَنَدْعُ ٱلزَّبَانِيَةَ
سَنَدْ عُ ٱ ل زَّبَانِيَةَ
18. kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,
Surah Al-Alaq (96) : Ayat 19
Murottal
كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب ۩
كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱ سْجُدْ وَٱ قْ تَرِب ۩
19. sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).
Surah Al-Qadr (97) : Ayat 1
Murottal
بِّسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ
إِنّ َآ أَنز َلْنَـٰ هُ فِى لَيْلَةِ ٱ لْقَدْ رِ
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.
Surah Al-Qadr (97) : Ayat 2
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا لَيْلَةُ ٱ لْقَدْ رِ
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
Surah Al-Qadr (97) : Ayat 3
Murottal
لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌۭ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍۢ
لَيْلَةُ ٱ لْقَدْ رِ خَيْرٌ م ِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
Surah Al-Qadr (97) : Ayat 4
Murottal
تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍۢ
تَنَزَّلُ ٱ لْمَلَـٰٓ ئِكَةُ وَٱ ل رُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم م ِّن ك ُلِّ أَمْرٍ
4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
Surah Al-Qadr (97) : Ayat 5
Murottal
سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ
سَلَـٰ مٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْ لَعِ ٱ لْفَجْ رِ
5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لَمْ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ
لَمْ يَكُنِ ٱ لَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْ أَهْلِ ٱ لْكِتَـٰ بِ وَٱ لْمُشْرِكِينَ مُنف َكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ ٱ لْبَيِّنَةُ
1. Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 2
Murottal
رَسُولٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًۭا مُّطَهَّرَةًۭ
رَسُولٌ م ِّنَ ٱ للَّهِ يَتْلُواْ صُحُفًا م ُّطَهَّرَةً
2. (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 3
Murottal
فِيهَا كُتُبٌۭ قَيِّمَةٌۭ
فِيهَا كُتُبٌ ق َيِّمَةٌ
3. di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus.
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 4
Murottal
وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ
وَمَا تَفَرَّقَ ٱ لَّذِينَ أُوتُواْ ٱ لْكِتَـٰ بَ إِلَّا مِنۢ ب َعْدِ مَا جَا ٓءَتْهُمُ ٱ لْبَيِّنَةُ
4. Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 5
Murottal
وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ
وَمَآ أُمِرُوٓ اْ إِلَّا لِيَعْبُدُواْ ٱ للَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱ ل دِّينَ حُنَفَا ٓءَ وَيُقِيمُواْ ٱ ل صَّلَو ٲ ةَ وَيُؤْتُواْ ٱ ل زَّكَو ٲ ةَۚ وَذَٲ لِكَ دِينُ ٱ لْقَيِّمَةِ
5. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 6
Murottal
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ ٱلْبَرِيَّةِ
إِنّ َ ٱ لَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْ أَهْلِ ٱ لْكِتَـٰ بِ وَٱ لْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنّ َمَ خَـٰ لِدِينَ فِيهَآۚ أُوْ لَـٰٓ ئِكَ هُمْ شَرُّ ٱ لْبَرِيَّةِ
6. Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 7
Murottal
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ ٱلْبَرِيَّةِ
إِنّ َ ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱ ل صَّـٰ لِحَـٰ تِ أُوْ لَـٰٓ ئِكَ هُمْ خَيْرُ ٱ لْبَرِيَّةِ
7. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
Surah Al-Bayyina (98) : Ayat 8
Murottal
جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّٰتُ عَدْنٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًۭا ۖ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ
جَزَا ٓؤُهُمْ عِند َ رَبِّهِمْ جَنّ َـٰ تُ عَدْ نٍ ت َجْ رِى مِن ت َحْتِهَا ٱ لْأَنْهَـٰ رُ خَـٰ لِدِينَ فِيهَآ أَبَدًاۖ ر َّضِىَ ٱ للَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُواْ عَنْهُۚ ذَٲ لِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ
8. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا زُلْزِلَتِ ٱلْأَرْضُ زِلْزَالَهَا
إِذَا زُلْزِلَتِ ٱ لْأَرْضُ زِلْزَالَهَا
1. Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 2
Murottal
وَأَخْرَجَتِ ٱلْأَرْضُ أَثْقَالَهَا
وَأَخْرَجَتِ ٱ لْأَرْضُ أَثْقَالَهَا
2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 3
Murottal
وَقَالَ ٱلْإِنسَٰنُ مَا لَهَا
وَقَالَ ٱ لْإِنس َـٰ نُ مَا لَهَا
3. dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?",
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 4
Murottal
يَوْمَئِذٍۢ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
يَوْمَئِذٍ ت ُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
4. pada hari itu bumi menceritakan beritanya,
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 5
Murottal
بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا
بِأَنّ َ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا
5. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 6
Murottal
يَوْمَئِذٍۢ يَصْدُرُ ٱلنَّاسُ أَشْتَاتًۭا لِّيُرَوْا۟ أَعْمَٰلَهُمْ
يَوْمَئِذٍ ي َصْدُرُ ٱ ل نّ َاسُ أَشْتَاتًا ل ِّيُرَوْاْ أَعْمَـٰ لَهُمْ
6. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 7
Murottal
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًۭا يَرَهُۥ
فَمَن ي َعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا ي َرَهُۥ
7. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
Surah Az-Zalzala (99) : Ayat 8
Murottal
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ شَرًّۭا يَرَهُۥ
وَمَن ي َعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ش َرًّا ي َرَهُۥ
8. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلْعَٰدِيَٰتِ ضَبْحًۭا
وَٱ لْعَـٰ دِيَـٰ تِ ضَبْ حًا
1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 2
Murottal
فَٱلْمُورِيَٰتِ قَدْحًۭا
فَٱ لْمُورِيَـٰ تِ قَدْ حًا
2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 3
Murottal
فَٱلْمُغِيرَٰتِ صُبْحًۭا
فَٱ لْمُغِيرَٲ تِ صُبْ حًا
3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 4
Murottal
فَأَثَرْنَ بِهِۦ نَقْعًۭا
فَأَثَرْنَ بِهِۦ نَقْ عًا
4. maka ia menerbangkan debu,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 5
Murottal
فَوَسَطْنَ بِهِۦ جَمْعًا
فَوَسَطْ نَ بِهِۦ جَمْعًا
5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 6
Murottal
إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌۭ
إِنّ َ ٱ لْإِنس َـٰ نَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُو د ٌ
6. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 7
Murottal
وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌۭ
وَإِنّ َهُۥ عَلَىٰ ذَٲ لِكَ لَشَهِي د ٌ
7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 8
Murottal
وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ
وَإِنّ َهُۥ لِحُبِّ ٱ لْخَيْرِ لَشَدِي د ٌ
8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 9
Murottal
۞ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱلْقُبُورِ
۞ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱ لْقُبُو رِ
9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 10
Murottal
وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ
وَحُصِّلَ مَا فِى ٱ ل صُّدُو رِ
10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
Surah Al-Aadiyaat (100) : Ayat 11
Murottal
إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّخَبِيرٌۢ
إِنّ َ رَبَّهُم ب ِهِمْ يَوْمَئِذٍ ل َّخَبِي رُۢ
11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱلْقَارِعَةُ
ٱلْقَارِعَةُ
1. Hari Kiamat,
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 2
Murottal
مَا ٱلْقَارِعَةُ
مَا ٱ لْقَارِعَةُ
2. apakah hari Kiamat itu?
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 3
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا ٱ لْقَارِعَةُ
3. Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 4
Murottal
يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ
يَوْمَ يَكُونُ ٱ ل نّ َاسُ كَٱ لْفَرَاشِ ٱ لْمَبْ ثُو ثِ
4. Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 5
Murottal
وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ
وَتَكُونُ ٱ لْجِبَالُ كَٱ لْعِهْنِ ٱ لْمَنف ُو شِ
5. dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 6
Murottal
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُۥ
فَأَمّ َا مَن ث َقُلَتْ مَوَٲ زِينُهُۥ
6. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 7
Murottal
فَهُوَ فِى عِيشَةٍۢ رَّاضِيَةٍۢ
فَهُوَ فِى عِيشَةٍ ر َّاضِيَةٍ
7. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 8
Murottal
وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ
وَأَمّ َا مَنْ خَفَّتْ مَوَٲ زِينُهُۥ
8. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 9
Murottal
فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٌۭ
فَأُمّ ُهُۥ هَاوِيَةٌ
9. maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 10
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا هِيَهْ
10. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?
Surah Al-Qaari'a (101) : Ayat 11
Murottal
نَارٌ حَامِيَةٌۢ
نَارٌ حَامِيَةُۢ
11. (Yaitu) api yang sangat panas.
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَلْهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ
أَلْهَـٰ كُمُ ٱ ل تَّكَاثُرُ
1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 2
Murottal
حَتَّىٰ زُرْتُمُ ٱلْمَقَابِرَ
حَتَّىٰ زُرْتُمُ ٱ لْمَقَابِرَ
2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 3
Murottal
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُو نَ
3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 4
Murottal
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
ثُمّ َ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُو نَ
4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 5
Murottal
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ ٱلْيَقِينِ
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ ٱ لْيَقِي نِ
5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 6
Murottal
لَتَرَوُنَّ ٱلْجَحِيمَ
لَتَرَوُنّ َ ٱ لْجَحِي مَ
6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 7
Murottal
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ ٱلْيَقِينِ
ثُمّ َ لَتَرَوُنّ َهَا عَيْنَ ٱ لْيَقِي نِ
7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin.
Surah At-Takaathur (102) : Ayat 8
Murottal
ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ
ثُمّ َ لَتُسْــَٔلُنّ َ يَوْمَئِذٍ عَنِ ٱ ل نّ َعِي مِ
8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).
Surah Al-Asr (103) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَٱلْعَصْرِ
وَٱ لْعَصْرِ
1. Demi masa.
Surah Al-Asr (103) : Ayat 2
Murottal
إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ
إِنّ َ ٱ لْإِنس َـٰ نَ لَفِى خُسْرٍ
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
Surah Al-Asr (103) : Ayat 3
Murottal
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ
إِلَّا ٱ لَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱ ل صَّـٰ لِحَـٰ تِ وَتَوَاصَوْاْ بِٱ لْحَقِّ وَتَوَاصَوْاْ بِٱ ل صَّبْ رِ
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَيْلٌۭ لِّكُلِّ هُمَزَةٍۢ لُّمَزَةٍ
وَيْلٌ ل ِّكُلِّ هُمَزَةٍ ل ُّمَزَةٍ
1. Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 2
Murottal
ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًۭا وَعَدَّدَهُۥ
ٱلَّذِى جَمَعَ مَالاً و َعَدَّدَهُۥ
2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 3
Murottal
يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ
يَحْسَبُ أَنّ َ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ
3. dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 4
Murottal
كَلَّا ۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِى ٱلْحُطَمَةِ
كَلَّاۖ لَيُنۢب َذَنّ َ فِى ٱ لْحُطَمَةِ
4. sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 5
Murottal
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحُطَمَةُ
وَمَآ أَدْ رَٮٰ كَ مَا ٱ لْحُطَمَةُ
5. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 6
Murottal
نَارُ ٱللَّهِ ٱلْمُوقَدَةُ
نَارُ ٱ للَّهِ ٱ لْمُوقَدَةُ
6. (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 7
Murottal
ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱلْأَفْـِٔدَةِ
ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱ لْأَفْــِٔدَةِ
7. yang (membakar) sampai ke hati.
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 8
Murottal
إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌۭ
إِنّ َهَا عَلَيْهِم م ُّؤْصَدَةٌ
8. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,
Surah Al-Humaza (104) : Ayat 9
Murottal
فِى عَمَدٍۢ مُّمَدَّدَةٍۭ
فِى عَمَدٍ م ُّمَدَّدَةِۭ
9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
Surah Al-Fil (105) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَٰبِ ٱلْفِيلِ
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَـٰ بِ ٱ لْفِي لِ
1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?
Surah Al-Fil (105) : Ayat 2
Murottal
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِيلٍۢ
أَلَمْ يَجْ عَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِي لٍ
2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?
Surah Al-Fil (105) : Ayat 3
Murottal
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِي لَ
3. dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,
Surah Al-Fil (105) : Ayat 4
Murottal
تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍۢ مِّن سِجِّيلٍۢ
تَرْمِيهِم ب ِحِجَارَةٍ م ِّن س ِجِّي لٍ
4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,
Surah Al-Fil (105) : Ayat 5
Murottal
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍۢ مَّأْكُولٍۭ
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ م َّأْكُو لِۭ
5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
Surah Quraish (106) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ لِإِيلَٰفِ قُرَيْشٍ
لِإِيلَـٰ فِ قُرَي ْشٍ
1. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,
Surah Quraish (106) : Ayat 2
Murottal
إِۦلَٰفِهِمْ رِحْلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيْفِ
إِۦ لَـٰ فِهِمْ رِحْلَةَ ٱ ل شِّتَا ٓءِ وَٱ ل صَّي ْفِ
2. (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.
Surah Quraish (106) : Ayat 3
Murottal
فَلْيَعْبُدُوا۟ رَبَّ هَٰذَا ٱلْبَيْتِ
فَلْيَعْبُدُواْ رَبَّ هَـٰ ذَا ٱ لْبَي ْتِ
3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah).
Surah Quraish (106) : Ayat 4
Murottal
ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍۢ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ
ٱلَّذِىٓ أَطْ عَمَهُم م ِّن ج ُوعٍ و َءَامَنَهُم م ِّنْ خَو ْفِۭ
4. Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ
أَرَءَيْتَ ٱ لَّذِى يُكَذِّبُ بِٱ ل دِّي نِ
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 2
Murottal
فَذَٰلِكَ ٱلَّذِى يَدُعُّ ٱلْيَتِيمَ
فَذَٲ لِكَ ٱ لَّذِى يَدُعُّ ٱ لْيَتِي مَ
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 3
Murottal
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱ لْمِسْكِي نِ
3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 4
Murottal
فَوَيْلٌۭ لِّلْمُصَلِّينَ
فَوَيْلٌ ل ِّلْمُصَلِّي نَ
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 5
Murottal
ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
ٱلَّذِينَ هُمْ عَن ص َلَاتِهِمْ سَاهُو نَ
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 6
Murottal
ٱلَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ
ٱلَّذِينَ هُمْ يُرَا ٓءُو نَ
6. orang-orang yang berbuat riya,
Surah Al-Maa'un (107) : Ayat 7
Murottal
وَيَمْنَعُونَ ٱلْمَاعُونَ
وَيَمْنَعُونَ ٱ لْمَاعُو نَ
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
Surah Al-Kawthar (108) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ ٱلْكَوْثَرَ
إِنّ َآ أَعْطَيْنَـٰ كَ ٱ لْكَوْثَرَ
1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
Surah Al-Kawthar (108) : Ayat 2
Murottal
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱ نْحَرْ
2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
Surah Al-Kawthar (108) : Ayat 3
Murottal
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلْأَبْتَرُ
إِنّ َ شَانِئَكَ هُوَ ٱ لْأَبْ تَرُ
3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.
Surah Al-Kaafiroon (109) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ
قُلْ يَـٰٓ أَيُّهَا ٱ لْكَـٰ فِرُو نَ
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
Surah Al-Kaafiroon (109) : Ayat 2
Murottal
لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُو نَ
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Surah Al-Kaafiroon (109) : Ayat 3
Murottal
وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ
وَلَآ أَنت ُمْ عَـٰ بِدُونَ مَآ أَعْبُد ُ
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Surah Al-Kaafiroon (109) : Ayat 4
Murottal
وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌۭ مَّا عَبَدتُّمْ
وَلَآ أَنَا۟ عَابِدٌ م َّا عَبَد تُّمْ
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
Surah Al-Kaafiroon (109) : Ayat 5
Murottal
وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ
وَلَآ أَنت ُمْ عَـٰ بِدُونَ مَآ أَعْبُد ُ
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
Surah Al-Kaafiroon (109) : Ayat 6
Murottal
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِي نِ
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku".
Surah An-Nasr (110) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ إِذَا جَآءَ نَصْرُ ٱللَّهِ وَٱلْفَتْحُ
إِذَا جَا ٓءَ نَصْرُ ٱ للَّهِ وَٱ لْفَتْحُ
1. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
Surah An-Nasr (110) : Ayat 2
Murottal
وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفْوَاجًۭا
وَرَأَيْتَ ٱ ل نّ َاسَ يَدْ خُلُونَ فِى دِينِ ٱ للَّهِ أَفْوَاجًا
2. dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,
Surah An-Nasr (110) : Ayat 3
Murottal
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱ سْتَغْفِرْهُۚ إِنّ َهُۥ كَانَ تَوَّابَۢا
3. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.
Surah Al-Masad (111) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ تَبَّتْ يَدَآ أَبِى لَهَبٍۢ وَتَبَّ
تَبَّتْ يَدَآ أَبِى لَهَبٍ و َتَب َّ
1. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.
Surah Al-Masad (111) : Ayat 2
Murottal
مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُۥ وَمَا كَسَبَ
مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُۥ وَمَا كَسَب َ
2. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.
Surah Al-Masad (111) : Ayat 3
Murottal
سَيَصْلَىٰ نَارًۭا ذَاتَ لَهَبٍۢ
سَيَصْلَىٰ نَارًا ذ َاتَ لَهَب ٍ
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
Surah Al-Masad (111) : Ayat 4
Murottal
وَٱمْرَأَتُهُۥ حَمَّالَةَ ٱلْحَطَبِ
وَٱ مْرَأَتُهُۥ حَمّ َالَةَ ٱ لْحَطَب ِ
4. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar.
Surah Al-Masad (111) : Ayat 5
Murottal
فِى جِيدِهَا حَبْلٌۭ مِّن مَّسَدٍۭ
فِى جِيدِهَا حَبْ لٌ م ِّن م َّسَد ِۭ
5. Yang di lehernya ada tali dari sabut.
Surah Al-Ikhlaas (112) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
قُلْ هُوَ ٱ للَّهُ أَحَد ٌ
1. Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa.
Surah Al-Ikhlaas (112) : Ayat 2
Murottal
ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ
ٱللَّهُ ٱ ل صَّمَد ُ
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Surah Al-Ikhlaas (112) : Ayat 3
Murottal
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
Surah Al-Ikhlaas (112) : Ayat 4
Murottal
وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ
وَلَمْ يَكُن ل َّهُۥ كُفُوًا أَحَد ُۢ
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".
Surah Al-Falaq (113) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱ لْفَلَق ِ
1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
Surah Al-Falaq (113) : Ayat 2
Murottal
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
مِن ش َرِّ مَا خَلَق َ
2. dari kejahatan makhluk-Nya,
Surah Al-Falaq (113) : Ayat 3
Murottal
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
وَمِن ش َرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَب َ
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
Surah Al-Falaq (113) : Ayat 4
Murottal
وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ
وَمِن ش َرِّ ٱ ل نّ َفَّـٰ ثَـٰ تِ فِى ٱ لْعُقَد ِ
4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
Surah Al-Falaq (113) : Ayat 5
Murottal
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
وَمِن ش َرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد َ
5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".
Surah An-Naas (114) : Ayat 1
Murottal
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱ ل نّ َا سِ
1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Surah An-Naas (114) : Ayat 2
Murottal
مَلِكِ ٱلنَّاسِ
مَلِكِ ٱ ل نّ َا سِ
2. Raja manusia.
Surah An-Naas (114) : Ayat 3
Murottal
إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ
إِلَـٰ هِ ٱ ل نّ َا سِ
3. Sembahan manusia.
Surah An-Naas (114) : Ayat 4
Murottal
مِن شَرِّ ٱلْوَسْوَاسِ ٱلْخَنَّاسِ
مِن ش َرِّ ٱ لْوَسْوَاسِ ٱ لْخَنّ َا سِ
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
Surah An-Naas (114) : Ayat 5
Murottal
ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱلنَّاسِ
ٱلَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ ٱ ل نّ َا سِ
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
Surah An-Naas (114) : Ayat 6
Murottal
مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ
مِنَ ٱ لْجِنّ َةِ وَٱ ل نّ َا سِ
6. dari (golongan) jin dan manusia.